Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)

RP32,300
| ISBN | : | ||
| Pengarang | : | Indra Widjaya | |
| Penerbit | : | Bukune | |
| Rencana Terbit | : | 05 Juli 2012 | |
| Halaman | : | 308 | |
| Ukuran | : | 190x130 mm | |
| Berat | : | 150 gram | |
| Harga | : |
Sinopsis:
Apa ada manusia di dunia ini yang mau gagal terus?
Indra Widjaya pun demikian. ‘Mahasisa’ satu ini tak kepengin kegagalan terus-terusan
menghampiri hidupnya. Persoalannya, harapan dan kenyataan kerap berbanding terbalik dalam perjalanan hidup Indra—kalau tidak mau dibilang ‘selalu’ mengalami kegagalan.
Bayangkan, seumur hidup, Indra sudah melakukan yang terbaik; pas SD berusaha menjadi
pemain bola terbaik dengan badannya yang kala itu tambun, masuk jurusan IPA di SMA
dengan kapasitas otak seadanya, mencoba ikut seleksi Akpol, sampai mengikuti Indonesian
Idol dengan usaha maksimal. Namun…, semuanya GAGAL.
Lucunya, nasib buruk ‘selalu gagal’ ini menular ke orang atau apa pun di sekitarnya. Ini terjadi
pada binatang peliharaan Indra; Helia, seekor burung hantu yang nggak sanggup begadang,
dan Kellmo, seekor kelinci yang gagal menjalankan tugasnya sebagai pejantan dan lebih
memilih menjadi seekor seleb tweet—@kellmowidjaya.
Tapi, Indra pantang menyerah. Dia menganggap semua kegagalannya sebagai ketidak-
kesuksesan yang tertunda. Semua usaha terbaik memang sudah dilakukannya. Namun, untuk
sukses, ternyata Indra harus melakukannya dengan lebih baik lagi.
Terus berusaha dan jangan lompat dari tebing, Indra!
Apa ada manusia di dunia ini yang mau gagal terus?
Indra Widjaya pun demikian. ‘Mahasisa’ satu ini tak kepengin kegagalan terus-terusan
menghampiri hidupnya. Persoalannya, harapan dan kenyataan kerap berbanding terbalik dalam perjalanan hidup Indra—kalau tidak mau dibilang ‘selalu’ mengalami kegagalan.
Bayangkan, seumur hidup, Indra sudah melakukan yang terbaik; pas SD berusaha menjadi
pemain bola terbaik dengan badannya yang kala itu tambun, masuk jurusan IPA di SMA
dengan kapasitas otak seadanya, mencoba ikut seleksi Akpol, sampai mengikuti Indonesian
Idol dengan usaha maksimal. Namun…, semuanya GAGAL.
Lucunya, nasib buruk ‘selalu gagal’ ini menular ke orang atau apa pun di sekitarnya. Ini terjadi
pada binatang peliharaan Indra; Helia, seekor burung hantu yang nggak sanggup begadang,
dan Kellmo, seekor kelinci yang gagal menjalankan tugasnya sebagai pejantan dan lebih
memilih menjadi seekor seleb tweet—@kellmowidjaya.
Tapi, Indra pantang menyerah. Dia menganggap semua kegagalannya sebagai ketidak-
kesuksesan yang tertunda. Semua usaha terbaik memang sudah dilakukannya. Namun, untuk
sukses, ternyata Indra harus melakukannya dengan lebih baik lagi.
Terus berusaha dan jangan lompat dari tebing, Indra!
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)










0 komentar:
Posting Komentar