Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)

RP54,400
| ISBN | : | 9790651430 |
| Pengarang | : | Emilie Gaboriau |
| Penerbit | : | VisiMedia |
| Rencana Terbit | : | Juli 2012 |
| Halaman | : | 524 |
| Ukuran | : | 200x130 mm |
| Berat | : | 350 gram |
| Harga | : |
Sinopsis:
“Gaboriau had rather attracted me by the neat dovetailing of his plots.”
~Sir Arthur Conan Doyle~
Tahukah Anda, siapa tokoh fiksi yang banyak menginspirasi Sir Arthur Conan Doyle dalam menciptakan sosok detektif legendaris, Sherlock Holmes? Salah satunya adalah Monsieur Lecoq, sang detektif polisi dari Prancis. Conan Doyle bahkan sempat menyinggung detektif dari Prancis ini dalam salah satu novelnya yang berjudul A Study in Scarlet.
Kemunculan tokoh Monsieur Lecoq pada tahun 1869 dianggap menjadi salah satu pionir dalam genre novel detektif saat itu. Emile Gaboriau menampilkan Mounsieur Lecoq (yang tidak pernah diberikan nama depan olehnya) sebagai seorang polisi Prancis yang cerdas, metodis, dan ilmiah. Dia selalu bisa melihat fakta-fakta tersembunyi dari sebuah kasus, mengumpulkan bukti-bukti dari hal-hal yang terlihat remeh, lalu menarik konklusi logis dalam membongkar kejahatan. Dia sama sekali berbeda dengan polisi Prancis kebanyakan pada masa itu, yang sering enggan menggali fakta dan percaya mentah-mentah pada fakta umum yang terlihat.
Selain itu, Lecoq bukan sekadar pemecah kasus yang andal, melainkan juga ahli dalam penyamaran, dengan identitas yang misterius. Membaca sepak terjang Monsieur Lecoq dalam novel klasik ini, akan membuat Anda mengerti, dari siapa sebenarnya Sherlock Holmes belajar menyamarkan diri.
“Gaboriau had rather attracted me by the neat dovetailing of his plots.”
~Sir Arthur Conan Doyle~
Tahukah Anda, siapa tokoh fiksi yang banyak menginspirasi Sir Arthur Conan Doyle dalam menciptakan sosok detektif legendaris, Sherlock Holmes? Salah satunya adalah Monsieur Lecoq, sang detektif polisi dari Prancis. Conan Doyle bahkan sempat menyinggung detektif dari Prancis ini dalam salah satu novelnya yang berjudul A Study in Scarlet.
Kemunculan tokoh Monsieur Lecoq pada tahun 1869 dianggap menjadi salah satu pionir dalam genre novel detektif saat itu. Emile Gaboriau menampilkan Mounsieur Lecoq (yang tidak pernah diberikan nama depan olehnya) sebagai seorang polisi Prancis yang cerdas, metodis, dan ilmiah. Dia selalu bisa melihat fakta-fakta tersembunyi dari sebuah kasus, mengumpulkan bukti-bukti dari hal-hal yang terlihat remeh, lalu menarik konklusi logis dalam membongkar kejahatan. Dia sama sekali berbeda dengan polisi Prancis kebanyakan pada masa itu, yang sering enggan menggali fakta dan percaya mentah-mentah pada fakta umum yang terlihat.
Selain itu, Lecoq bukan sekadar pemecah kasus yang andal, melainkan juga ahli dalam penyamaran, dengan identitas yang misterius. Membaca sepak terjang Monsieur Lecoq dalam novel klasik ini, akan membuat Anda mengerti, dari siapa sebenarnya Sherlock Holmes belajar menyamarkan diri.
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)










0 komentar:
Posting Komentar