Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
![]() |
|
Sinopsis:
"Skenario Remang-Remang menghadirkan sejumlah kisah kehidupan manusia yang mampu membuat kita berpikir, berefleksi, dan lebih menghargai hidup. Puitis, romantis, dan terkadang mengiris."
(Marissa Anita, Presenter)
"Kehidupan orang-orang biasa yang jatuh atau kalah sering menjadi sumber inspirasi yang kaya bagi para pengarang fiksi. Namun, Jessica memiliki kepiawaian untuk memberinya sentuhan yang berbeda.Ia tidak meromantisasi tragedi atau membuatnya menjadi lebih getir dari realitasnya.Ia bertutur tentang pengkhianatan, perpisahan, kebohongan, juga harapan, dengan kepekaan tinggi.Menghasilkan kisah-kisah menyentuh yang menahan kita untuk cepat menghakimi dan, sebaliknya, membangun simpati kita bagi mereka yang kalah dan tersisih meski mereka juga bukan orang-orang suci tak berdosa. Jessica sangat cerdas meramu peristiwa dan membangun akhir cerita yang hampir selalu mencengangkan. Ada banyak penulis fiksi dewasa ini, tetapi tak banyak yang mampu bercerita dengan jujur dan mengalir seperti Jessica Huwae."
(Manneke Budiman, Dosen Fakultas Ilmu Budaya UI)
"Membaca kumpulan cerita ini rasanya seperti menyaksikan dongeng Alice in Wonderland yang kaya akan kosakata dan sarat ide. Jessica sebagai penulis dan wartawan yang terbilang muda mampu menangkap semua ide dan kondisi yang ada di sekitarnya menjadi cerita-cerita yang menarik—yang mewakili romantika, paradok, manis-asam kehidupan masyarakat urban yang diolah dengan gurih. Bernas, juga cadas!"
(Hadriani Pudjiarti, Jurnalis Harian Tempo)
"Ada harga yang harus dibayar dengan menjadi perempuan. Itulah salah satu kalimat kunci yang merangsang dalam kumpulan cerita ini. Dari situ kita diajak untuk menyelami betapa perempuan begitu sensitif terhadap detail; detail tubuh, detail perasaan, detail waktu, detail kenangan, bahkan detail nasib. Barangkali karena itulah perempuan lebih bisa menghayati misteri nasib seperti ia bisa merasakan adanya hubungan magis antara tangan yang bekerja dalam derita dan lezatnya masakan."
(Joko Pinurbo, Penyair)
"Skenario Remang-Remang menghadirkan sejumlah kisah kehidupan manusia yang mampu membuat kita berpikir, berefleksi, dan lebih menghargai hidup. Puitis, romantis, dan terkadang mengiris."
(Marissa Anita, Presenter)
"Kehidupan orang-orang biasa yang jatuh atau kalah sering menjadi sumber inspirasi yang kaya bagi para pengarang fiksi. Namun, Jessica memiliki kepiawaian untuk memberinya sentuhan yang berbeda.Ia tidak meromantisasi tragedi atau membuatnya menjadi lebih getir dari realitasnya.Ia bertutur tentang pengkhianatan, perpisahan, kebohongan, juga harapan, dengan kepekaan tinggi.Menghasilkan kisah-kisah menyentuh yang menahan kita untuk cepat menghakimi dan, sebaliknya, membangun simpati kita bagi mereka yang kalah dan tersisih meski mereka juga bukan orang-orang suci tak berdosa. Jessica sangat cerdas meramu peristiwa dan membangun akhir cerita yang hampir selalu mencengangkan. Ada banyak penulis fiksi dewasa ini, tetapi tak banyak yang mampu bercerita dengan jujur dan mengalir seperti Jessica Huwae."
(Manneke Budiman, Dosen Fakultas Ilmu Budaya UI)
"Membaca kumpulan cerita ini rasanya seperti menyaksikan dongeng Alice in Wonderland yang kaya akan kosakata dan sarat ide. Jessica sebagai penulis dan wartawan yang terbilang muda mampu menangkap semua ide dan kondisi yang ada di sekitarnya menjadi cerita-cerita yang menarik—yang mewakili romantika, paradok, manis-asam kehidupan masyarakat urban yang diolah dengan gurih. Bernas, juga cadas!"
(Hadriani Pudjiarti, Jurnalis Harian Tempo)
"Ada harga yang harus dibayar dengan menjadi perempuan. Itulah salah satu kalimat kunci yang merangsang dalam kumpulan cerita ini. Dari situ kita diajak untuk menyelami betapa perempuan begitu sensitif terhadap detail; detail tubuh, detail perasaan, detail waktu, detail kenangan, bahkan detail nasib. Barangkali karena itulah perempuan lebih bisa menghayati misteri nasib seperti ia bisa merasakan adanya hubungan magis antara tangan yang bekerja dalam derita dan lezatnya masakan."
(Joko Pinurbo, Penyair)
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)











0 komentar:
Posting Komentar