Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
![]() |
|
Sinopsis:
Memoar berbentuk novel ini mengisahkan masa 40 tahun kehidupan Mo Yan, pengarang legendaris China, dengan benang merah kenangan masa kecilnya. Dalam buku ini, dengan kalimat-kalimat memikat—terkadang nakal dan menggelitik—Mo Yan menceritakan kisah cinta sekolah rendah, gejolak perubahan sosial politik China di bawah kibaran bendera merah, serta kronik sejarah yang di-kaitkan dengan pengalaman personalnya dan orang-orang yang dikenalnya sejak kecil.
Buku ini mewakili kisah orang-orang jelata dalam lintasan sejarah, tapi sesungguhnya mengandung perenungan yang cerdas dan dalam. Inilah kisah menyentuh yang dituturkan dengan bersahaja oleh seorang lelaki miskin putus sekolah yang melalui perjuangan panjang akhirnya berhasil mencapai cita-citanya dan mencuat ke pentas dunia sebagai pemenang Hadiah Nobel Sastra.
”Serupa para pencipta realisme magis Amerika Latin seperti Gabriel García Márquez, Mo Yan merentangkan batas-batas ‘realisme’ dan ‘historisisme’ menuju arah baru.”—Tempo
”Dengan meramu fantasi dan realitas, perspektif sejarah dan sosial, Mo Yan menciptakan sebuah dunia rekaan yang kompleks dan mengingatkan kita pada karya-karya William Faulkner dan Gabriel García Márquez, sekaligus mengandung akar sastra lama dan tradisi lisan China.” —Panitia Hadiah Nobel Sastra
”Mo Yan yang telah melahirkan banyak karya berkualitas amat pantas meraih Hadiah Nobel Sastra. Ini sekaligus kemenangan bagi sastra Asia yang selama ini kerap terpinggirkan dalam percaturan sastra dunia.”—Pikiran Rakyat
Memoar berbentuk novel ini mengisahkan masa 40 tahun kehidupan Mo Yan, pengarang legendaris China, dengan benang merah kenangan masa kecilnya. Dalam buku ini, dengan kalimat-kalimat memikat—terkadang nakal dan menggelitik—Mo Yan menceritakan kisah cinta sekolah rendah, gejolak perubahan sosial politik China di bawah kibaran bendera merah, serta kronik sejarah yang di-kaitkan dengan pengalaman personalnya dan orang-orang yang dikenalnya sejak kecil.
Buku ini mewakili kisah orang-orang jelata dalam lintasan sejarah, tapi sesungguhnya mengandung perenungan yang cerdas dan dalam. Inilah kisah menyentuh yang dituturkan dengan bersahaja oleh seorang lelaki miskin putus sekolah yang melalui perjuangan panjang akhirnya berhasil mencapai cita-citanya dan mencuat ke pentas dunia sebagai pemenang Hadiah Nobel Sastra.
”Serupa para pencipta realisme magis Amerika Latin seperti Gabriel García Márquez, Mo Yan merentangkan batas-batas ‘realisme’ dan ‘historisisme’ menuju arah baru.”—Tempo
”Dengan meramu fantasi dan realitas, perspektif sejarah dan sosial, Mo Yan menciptakan sebuah dunia rekaan yang kompleks dan mengingatkan kita pada karya-karya William Faulkner dan Gabriel García Márquez, sekaligus mengandung akar sastra lama dan tradisi lisan China.” —Panitia Hadiah Nobel Sastra
”Mo Yan yang telah melahirkan banyak karya berkualitas amat pantas meraih Hadiah Nobel Sastra. Ini sekaligus kemenangan bagi sastra Asia yang selama ini kerap terpinggirkan dalam percaturan sastra dunia.”—Pikiran Rakyat
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)











0 komentar:
Posting Komentar