Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
![]() |
|
Sinopsis:
Desember 2007, di usia 53 tahun, kehidupan John Kralik sangat mengerikan. Semua hal dalam hidupnya telah gagal dan semakin hancur: perusahaannya runtuh; perkawinan keduanya di ujung perceraian; hubungan dengan anaknya kian renggang; kesehatannya terus menurun; dan banyak lagi hal buruk yang membelitnya.
Tepat di tahun baru 2008, saat refreshing di pegunungan, John berpikir bahwa kehidupannya mungkin berubah lebih baik jika ia pandai bersyukur. Lalu, teringat oleh catatan sederhana dari mantan kekasihnya—ungkapan terima kasih nan indah atas hadiah darinya—John menemukan inspirasi untuk membuat catatan terima kasihsetiap hari selama setahun ke depan.
Satu demi satu, hari demi hari, ia menulis ucapan terima kasih untuk setiap pemberian atau kebaikan yang ia terima—dari orang terkasih atau teman kerja, dari rekan bisnis atau saingan usaha, dari kawan kuliah dan guru, dari pembantu dan tetangga, dan dari siapa saja. Segera setelah ia mengirimkan catatan pertamanya, manfaat mengejutkanpun menghampirinya—dari perolehan finansial hingga persahabatan sejati, dari peningkatan kesehatan hingga kedamaian batin. Berkat ungkapan demi ungkapan terima kasih itu, seluruh kehidupannya berbalik kearah yang lebih baik.
Efek Terima Kasih adalah memoar langka: pesannya menyentuh dan mudah dicerna—disampaikan secara lugas dan apa adanya dari orang biasa. John Kralik menyuguhkan contoh menakjubkan perihal bagaimana mengubah hidupmenjadi lebih baik dengan cara yang sangat mudah.
***
“Buku kecil dengan pesan yang sangat besar.”
—Roger Fransecky,Huffington Post
“Kisah yang menginspirasi tentang seseorang yang bisa mengubah hidupnya melalui perbuatan baik. Usai membacanya, Anda akan mengambil pena dan kertas untuk membuat catatan terima kasih serupa.”
—Times Record News
“Sangat jujur dan penuh semangat. John Kralik mengingatkan kita untuk tidak lupa berterima kasih. Catatan penuh kekuatan yang mendorong kita untuk meneladaninya.”
—Jeffrey Zaslow, penulis The Last Lecture
“Buku ini ditulis dengan kerendahan hati yang mengesankan dan sangat menyentuh jiwa.”
—Book page
“Dengan kejernihan, kehangatan, dan kasih, ini adalah pelajaran yang John Kralik tanamkan kepada kita. Saya sungguh berterima kasih atas buku ini!”
—Erik Kolbell, mantan Menteri Keadilan Sosial, dan penulis buku
Desember 2007, di usia 53 tahun, kehidupan John Kralik sangat mengerikan. Semua hal dalam hidupnya telah gagal dan semakin hancur: perusahaannya runtuh; perkawinan keduanya di ujung perceraian; hubungan dengan anaknya kian renggang; kesehatannya terus menurun; dan banyak lagi hal buruk yang membelitnya.
Tepat di tahun baru 2008, saat refreshing di pegunungan, John berpikir bahwa kehidupannya mungkin berubah lebih baik jika ia pandai bersyukur. Lalu, teringat oleh catatan sederhana dari mantan kekasihnya—ungkapan terima kasih nan indah atas hadiah darinya—John menemukan inspirasi untuk membuat catatan terima kasihsetiap hari selama setahun ke depan.
Satu demi satu, hari demi hari, ia menulis ucapan terima kasih untuk setiap pemberian atau kebaikan yang ia terima—dari orang terkasih atau teman kerja, dari rekan bisnis atau saingan usaha, dari kawan kuliah dan guru, dari pembantu dan tetangga, dan dari siapa saja. Segera setelah ia mengirimkan catatan pertamanya, manfaat mengejutkanpun menghampirinya—dari perolehan finansial hingga persahabatan sejati, dari peningkatan kesehatan hingga kedamaian batin. Berkat ungkapan demi ungkapan terima kasih itu, seluruh kehidupannya berbalik kearah yang lebih baik.
Efek Terima Kasih adalah memoar langka: pesannya menyentuh dan mudah dicerna—disampaikan secara lugas dan apa adanya dari orang biasa. John Kralik menyuguhkan contoh menakjubkan perihal bagaimana mengubah hidupmenjadi lebih baik dengan cara yang sangat mudah.
***
“Buku kecil dengan pesan yang sangat besar.”
—Roger Fransecky,Huffington Post
“Kisah yang menginspirasi tentang seseorang yang bisa mengubah hidupnya melalui perbuatan baik. Usai membacanya, Anda akan mengambil pena dan kertas untuk membuat catatan terima kasih serupa.”
—Times Record News
“Sangat jujur dan penuh semangat. John Kralik mengingatkan kita untuk tidak lupa berterima kasih. Catatan penuh kekuatan yang mendorong kita untuk meneladaninya.”
—Jeffrey Zaslow, penulis The Last Lecture
“Buku ini ditulis dengan kerendahan hati yang mengesankan dan sangat menyentuh jiwa.”
—Book page
“Dengan kejernihan, kehangatan, dan kasih, ini adalah pelajaran yang John Kralik tanamkan kepada kita. Saya sungguh berterima kasih atas buku ini!”
—Erik Kolbell, mantan Menteri Keadilan Sosial, dan penulis buku
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)











0 komentar:
Posting Komentar