Pesan buku via web mantapmart.id atau email ke mantapmartid@gmail.com atau langsung whatsapp 085100749052.

Cari Blog Ini

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Pak Harto, Sisi-sisi yang Terlupakan


Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
Harga:Rp78,000 / Rp66,300 (15% Off) 
Penulis:OC Kaligis dkk | 
Penerbit:Gramedia 
Code:978-602-03-0667-4 
Rencana Terbit:Juli 2014 
Jenis Cover:Soft Cover 
Halaman:348 
Ukuran:150 x 220 mm 
Berat:400 gram 
Bahasa:Indonesia 



Sinopsis:
Bapak adalah seorang ayah dan pemimpin yang penuh kharisma. Di antara filosofi hidup Bapak terdapat “nglurug tanpa bala, sugih ora nyimpen (menyerang tanpa pasukan, kaya tanpa menyimpan harta)”, juga “sekti tanpa maguru, menang tanpa ngasorake (sakti tanpa berguru, unggul tanpa merendahkan)”. Itulah falsafah hidupnya dan Bapak mengajarkan dan meneladankan hal ini kepada kami, agar kami jangan mudah menyerah dalam menghadapi segala sesuatu.
— Siti Hutami Endang Adiningsih

“Kalau nanti uang ganti rugi itu diterima, Bapak akan menggunakannya untuk apa?” saya bertanya sambil mengelus hati orang tua itu. “Yang pertama, untuk membayar pajak,” kata Pak Harto. Walaupun bicaranya masih perlahan, wajahnya berbinar dan senyumnya cerah. “Lainnya dibagikan melalui kegiatan sosial. Rakyat kita masih banyak yang menderita, jadi harus dibagikan dengan cara yang benar dan tepat sasaran,” tambahnya bersemangat.
— O.C. Kaligis

“Pak, apakah memang sudah waktunya mengabadikan nama Bung Karno? Apakah nanti rakyat tidak malah bingung, Bapak yang dulu memimpin pembubaran PKI, Bapak yang dulu dianggap melawan Bung Karno, kenapa sekarang Bapak meletakkan namanya di pintu gerbang Indonesia?” lagi-lagi saya bertanya kepada Pak Harto. “Tidak apa. Biar rakyat mengetahui dan selalu mengenang perjuangan dan jasa-jasa Bung Karno, ” jawab Pak Harto, mantap. Di situ, saya mengetahui besarnya kadar penghargaan Pak Harto terhadap sejarah. Ia tidak pernah berniat menghapus atau memindahkan sejarah.
— Moerdiono

Apakah ada majelis hakim yang sampai memerlukan tiga kali sidang untuk mengetahui kondisi kesehatan yang paling mutakhir dan terkini dari seorang terdakwa, seperti halnya perkara Pak Harto? Jawabannya, tidak ada! Tetapi, mengapa dalam perkara Pak Harto perlakuannya berbeda? Kesimpulannya tiada lain adalah karena penanganan perkara Pak Harto tidak lagi murni perkara hukum, melainkan sudah terkontaminasi dengan kepentingan politik.
— Ismail Saleh
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pelanggan Kami


 
2012 pengenbuku.NET