Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
|
Sinopsis:
Rose melangkah mundur dengan irama tak beraturan.
Gadis itu terus menyipitkan mata mencoba memperjelas
pandangan. Satu-satunya penerangan terhalang hujan lebat
dan seluruh pakaiannya basah kuyup. Matanya menangkap
bayangan laki-laki itu. Senyuman khas yang terulas di bibirnya
membuat Rose sesak. Seluruh tulangnya seakan linu hingga ia harus
meremas tali gaun pundak kirinya kuat-kuat untuk tetap berdiri.
Gadis itu membuka bibirnya. Namun, seluruh pertanyaan
di kepalanya tidak meluncur keluar dan justru membuatnya terlihat
bodoh. Ia hanya kembali menutup mulut dan menggeleng lemah.
Laki-laki itu tertawa dan akhirnya berhenti melangkah. Tangannya
bergerak lambat membuka topi jaketnya dan tersenyum,
“Kau menerima pesanku?”
Rose membeku seketika. “Kau?” ucapnya hampir tak terdengar.
Laki-laki itu tersenyum. Tangannya kemudian terulur dan menarik
Rose dengan satu entakan kuat ke dalam pelukannya.
“I’m bored and you’re freezing, how ‘bout dancing?”
“Aku—” Rose tergagap. “Apa yang kau—”
Laki-laki itu kembali tertawa. Ia merapatkan lagi pinggang Rose
ke tubuhnya dan berbisik lembut,
“I’ll keep you warm dancing in the downpour.”
Gadis itu terus menyipitkan mata mencoba memperjelas
pandangan. Satu-satunya penerangan terhalang hujan lebat
dan seluruh pakaiannya basah kuyup. Matanya menangkap
bayangan laki-laki itu. Senyuman khas yang terulas di bibirnya
membuat Rose sesak. Seluruh tulangnya seakan linu hingga ia harus
meremas tali gaun pundak kirinya kuat-kuat untuk tetap berdiri.
Gadis itu membuka bibirnya. Namun, seluruh pertanyaan
di kepalanya tidak meluncur keluar dan justru membuatnya terlihat
bodoh. Ia hanya kembali menutup mulut dan menggeleng lemah.
Laki-laki itu tertawa dan akhirnya berhenti melangkah. Tangannya
bergerak lambat membuka topi jaketnya dan tersenyum,
“Kau menerima pesanku?”
Rose membeku seketika. “Kau?” ucapnya hampir tak terdengar.
Laki-laki itu tersenyum. Tangannya kemudian terulur dan menarik
Rose dengan satu entakan kuat ke dalam pelukannya.
“I’m bored and you’re freezing, how ‘bout dancing?”
“Aku—” Rose tergagap. “Apa yang kau—”
Laki-laki itu kembali tertawa. Ia merapatkan lagi pinggang Rose
ke tubuhnya dan berbisik lembut,
“I’ll keep you warm dancing in the downpour.”
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)










0 komentar:
Posting Komentar