Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
|
Sinopsis:
Ketika hidup berlangsung tak sesuai dengan rencana, ketika jeruji besi berlapis tembok tebal dan tinggi mau tak mau menjadi tempat tinggal sementara, tak ada yang bisa dilakukan kecuali berdamai dengan diri sendiri.
Lembaga Pemasyarakatan (LP), eufimisme atas apa yang sesungguhnya bernama penjara, adalah sebuah dunia yang tak pernah bisa dimengerti oleh siapa pun, termasuk orang-orang yang terpaksa berada di dalamnya. Mereka tak harus memikirkan bagaimana hidup mesti berlangsung, karena semua sudah diatur dalam sebuah sistem. Namun di sana ada harapan untuk membangun kehidupan yang baru, karena LP sejatinya sebuah lembaga katarsis untuk membersihkan hati dan pikiran dari segala hiruk-pikuk kehidupan dunia. Maka tak berlebihan bila LP juga bisa disebut “Negeri Harapan”.
“Penjara adalah suatu ‘mikrokosmos sosial’ (social microcosm) dengan bahasa, kepemimpinan, peraturan-peraturan, tata cara, dan ritual yang terdapat di dalamnya. Berbagai perilaku terpidana dapat muncul sebagai respons atas derita akibat kehilangan kemerdekaan bergerak selama di penjara, seperti marah, benci, gelisah, putus asa, dan sebagainya. Buku ini menarik untuk dibaca oleh praktisi, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum, sehingga tidak memandang terpidana secara ste reotip massal.”
Dr. Thomas Sunaryo, M.Si., Kriminolog Universitas Indonesia
Lembaga Pemasyarakatan (LP), eufimisme atas apa yang sesungguhnya bernama penjara, adalah sebuah dunia yang tak pernah bisa dimengerti oleh siapa pun, termasuk orang-orang yang terpaksa berada di dalamnya. Mereka tak harus memikirkan bagaimana hidup mesti berlangsung, karena semua sudah diatur dalam sebuah sistem. Namun di sana ada harapan untuk membangun kehidupan yang baru, karena LP sejatinya sebuah lembaga katarsis untuk membersihkan hati dan pikiran dari segala hiruk-pikuk kehidupan dunia. Maka tak berlebihan bila LP juga bisa disebut “Negeri Harapan”.
“Penjara adalah suatu ‘mikrokosmos sosial’ (social microcosm) dengan bahasa, kepemimpinan, peraturan-peraturan, tata cara, dan ritual yang terdapat di dalamnya. Berbagai perilaku terpidana dapat muncul sebagai respons atas derita akibat kehilangan kemerdekaan bergerak selama di penjara, seperti marah, benci, gelisah, putus asa, dan sebagainya. Buku ini menarik untuk dibaca oleh praktisi, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum, sehingga tidak memandang terpidana secara ste reotip massal.”
Dr. Thomas Sunaryo, M.Si., Kriminolog Universitas Indonesia
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)










0 komentar:
Posting Komentar